object1651871545

083127_daunsendokts

Jakarta, Sudah sejak lama di Indonesia dikenal manfaat ajaib dari tumbuh-tumbuhan untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Salah satu tumbuhan yang dikenal banyak manfaatnya adalah daun sendok. Baru-baru ini ilmuwan asal Purwokerto, Jawa Tengah, mengadakan penelitian yang menyebut ada antikanker yang terkandung dalam daun sendok.

Adalah Dr. dr. Eman Sutrisna, M.Kes., seorang doktor di Universitas Jenderal Sudirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, yang menemukan khasiat tumbuhan bernama ilmiah Plantago mayor L. ini sebagai obat antikanker. Dr Eman menyebut dirinya berhasil membuktikan kandungan bermacam-macam zat aktif yang potensial untuk dikembangkan sebagai obat anti neoplasma atau kanker.

“Hasil penelitian, ekstrak daun sendok sangat potensial untuk dikembangkan sebagai obat antikanker yang efektif dengan efek antioksidan yang kuat, efek antiproliferatif, dan induksi apoptosis sel kanker,” ungkapnya dalam laporan hasil penelitiannya, yang disebarluaskan oleh tim Universitas Jenderal Sudirman, dan ditulis detikHealth pada Selasa (26/11/2013).

Penelitian itu merupakan disertasi Dr Eman yang berberjudul Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Sendok (Plantago mayor L) Terhadap Penghambatan Overekspresi Gen Regenerating-1, Peningkatan Kadar Caspase-3 dan Gambaran Histopatologi Jaringan Mukosa Lambung Tikus Model
Hipergastrinemia.

Selama ini, menurut Dr Eman, secara turun temurun daun sendok sudah digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Khasiat tersebut antara lain mengatasi keluhan beberapa penyakit yang terkait dengan permasalahan saluran kencing, saluran pernafasan, gangguan lambung, pencernaan, keputihan. Selain itu dapat juga menyembuhkan keluhan sendi akibat asam urat, diuretik, diabetes melitus, peradangan, dan infeksi.

Penelitian antikanker diuji Dr Eman kepada beberapa tikus putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun sendok menimbulkan reaksi berbeda di antara kelompok tikus yang berbeda. Meski demikian, dalam penggunaannya harus ada batasan dosisnya. Penelitian yang dilakukan Dr Eman menemukan hubungan besaran dosis dan efek yang ditimbulkan oleh ektrak etanol daun sendok sebagai obat antikanker. Artinya peningkatan dosis ekstrak etanol daun sendok, diikuti pula dengan peningkatan efek meskipun masih perlu diteliti pada dosis yang lebih tinggi dari yang diuji pada tikus.

“Hasil penelitian ini, diharapkan akan melengkapi data ilmiah manfaat farmakologis ekstrak etanol daun sendok sebagai bagian dari herbal yang dapat digunakan sebagai kemopreventif dalam keadaan risiko tinggi karsinogenesis,” kata Dr Eman.

sumber: detik.com

banner

 

Facebook
whatsapp
whatsapp